gambar : dari hp
“Gak perlu muluk-muluk sempurna dan dapat melakukan hal besar. Cukup sederhana gak banyak bicara tapi selalu membuat sekeliling senang dengan kehadiran kita, seperti kucing”
Akhir bulan april 2025 dirumah rasanya sepi ‘banget’. Hari-hari gak jauh dari kerjaan, nonton tv, main hp, gitu-gitu aja lah seperti normalnya manusia kebanyakan (iya kali ya). Tiba-tiba aja ada ide kayaknya seru kalau ada anggota keluarga baru (selain manusia) yang gak banyak omong, nurut, gak ngerepotin, gak bikin masalah dan lucu. Apalagi kalau bukan kucing karena dulu sempet punya juga kucing namanya ‘kuku’ KUcing KUning. Singkat cerita si kuku ini (almarhum ya) gak tau juga jenisnya apa, dibilang kucing ras tapi kampungan dibilang kucing kampung tapi gaya nya kucing ras. Kelakuannya konyol lah pokoknya dia gak mau gaul sama kucing diluar rumah, sering dibully sama kucing kampung, gak punya keberanian, pokoknya cemen parah. Badannya gemuk, mukanya konyol, tapi kita keluarga dirumah seneng banget sama dia. Sayangnya umurnya gak panjang tapi kenangan tentangnya selalu membekas dalam ingatan, anjay!.
Lanjut ke hunting perkucingan, ada info di FB yang jual kitten, dilihat-lihat mirip banget si kuku kucingnya. Langsung deh gak mikir panjang adopt dan kasih nama ‘Kuki’ spontan aja kasih nama kuki karena inget sama kuku. Hari pertama dia dirumah langsung akrab sama semua orang, udah mulai mendengkur kalau di dekat saya. Ini jarang banget terjadi biasanya kucing dilingkungan baru butuh waktu dua minggu untuk bisa nyaman di lingkungan baru dan kenal dengan orang-orang barunya. Saya langsung bergumam ini pertanda baik untuk mulai menerima ‘Anggota keluarga’ baru. Sebulan dirumah perkembangan nya pesat, ukuran nya berubah drastis, semakin aktif dan udah mulai nurut.
Bulan-ke bulan berlalu dengan membawa keceriaan baru dirumah. Suasana menjadi lebih hangat dan penuh cerita. Si kuki udah mulai peralihan dari kitten ke usia dewasa. Mulai muncul deh perilaku-perilaku ‘asli’ -nya dan ternyata kuki jauh lebih konyol daripada almarhum kuku. Dia mageran nya melebihi nyonya –nya (Istri saya), Sering tiarap ala-ala tentara, jalannya geboy banget dan lucu nya gak ada lawan. Kocak banget deh kelakuan ada-ada nya. Tiba-tiba masuk lemari, salto kejungkel di tangga, gangguin pas lagi kerja. Banyak banget tingkah kocaknya. Dia selalu nemenin saya kerja, kalau lagi santai kayak malem ini dia duduk disebelah sambil nontonin laptop. Saya dan keluarga jadi bersyukur ada kuki dirumah. Kehadirannya memberi warna dan cerita baru yang menyenangkan.
Setiap hewan peliharaan selalu membawa cerita, cerita hadirnya selalu cerita baik. Tentang kelucuannya, tentang keseruannya, tentang kehadirannya. Tapi manusia, mahluk yang lebih sempurna masih aja ada cerita buruk yang dicoretkan dikehidupannya. Karena manusia di anugerahkan daya pikir dan ego yang bisa menjerumuskan kearah keburukan. Gak ada salahnya kita belajar kesederhanaan dari kucing, yang gak banyak bicara, gak banyak ngeluh, gak banyak protes dan ya enjoy living aja. Dia menjalani hidup dengan lakonnya takdir hidup.
“Kita gak perlu mengeong dan berbulu lebat untuk menjadi pribadi yang lebih menyenangkan,
cukup menjadi simple, dan selalu jalani hidup dengan apa adanya” – Kuki
16 September 2025

